Rabu, 28 Oktober 2015

Teknologi informasi manajamen database

Posted by at 04.48 Read our previous post

Data merupakan sumber daya data organisasi yang vital dan perlu dikelola seperti asset penting lainnya. Data merupakan sumber daya yang penting bagi organisasi yang perlu dikelola seperti aset penting bisnis lainnya. Manajemen sumber daya data adalah sebuah aktivitas manajerial yang mengaplikasikan teknologi sistem informasi dalam tugas untuk mengelola sumber daya data organisasi. Tujuannya adalah agar dapat memenuhi kebutuhan informasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan dalam bisnis, baik pihak internal maupun pihak eksternal.



Konsep dasar data dari yang paling sederhana sampai ke kompleks.
1.     Character
Merupakan elemen data yang paling dasar (dari sudut pandang pemakai), yang    biasanya berupa huruf/alfabet, angka/numerik, maupun simbol lainnya dalam bentuk tunggal.

2.     Field
Merupakan sekumpulan karakter yang saling berhubungan. Secara spesifik, sebuah data field mewakili sebuah atribut (karakteristik atau kualitas) dari suatu entitas (obyek, orang, tempat, atau kejadian). Sebagai contoh, gaji  karyawan      mendeskripsikan entitas karyawan. Field dalam tabel database biasanya dibuat dalam bentuk kolom.

3.     Record
Merupakan sekumpulan field yang mendeskripsikan atribut dari suatu entitas. Dengan kata lain, record  mewakili kumpulan atribut yang mendeskripsikan sebuah entitas tunggal. Misalnya, catatan (record) atas gaji seseorang terdiri dari atribut-atribut seperti nama, nomor karyawan, dan besarnya gaji. Berdasarkan panjangnya, record dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu fixed-length records yang berisi data dengan jumlah dan panjang yang pasti, dan variable-length records yang berisi data dengan jumlah dan panjang yang bervariasi. Record  biasanya berbentuk baris.

4.    File
Merupakan kumpulan dari records yang saling berhubungan (sering disebut sebagai tabel atau flat file). Ada macam macam klasifikasi file, yaitu:
a.     File induk
b.    File transaksi
c.     File laporan
d.    File history
e.    File backup

5.    Database
Merupakan sekumpulan elemen data yang terintegrasi dan terhubung secara logik. Database menggabungkan record-record menjadi suatu elemen yang tunggal. Data yang berada di dalam database bersifat independen dari aplikasi yang menggunakan data tersebut dan tidak terkait dengan tipe peralatan penyimpanan data. Database juga berisi berbagai elemen data yang mendeskripsikan entitas dan hubungan antar entitas, serta menghubungkan catatan yang disimpan dalam file-file terpisah.



Tipe Tipe Database

1)    Operational database

Database ini menyimpan data rinci yang diperlukan untuk mendukung operasi dari seluruh organisasi. Mereka juga disebut subject-area databases (SADB), transaksi database,  dan  produksi  database.  Contoh: database pelanggan, database pribadi, database inventaris, akuntansi database.

2)    Analytical database

Database ini menyimpan data dan informasi yang diambil dari operasional yang dipilih dan eksternal database. Mereka terdiri dari catatan informasi yang dirangkum (paling dibutuhkan) oleh sebuah  organisasi manajemen dan End-user lainnya. Beberapa orang menyebut  analitis database sebagai multidimensi database, manajemen database, atau informasi database.

3)  Data Warehouse

   Sebuah data warehouse menyimpan data dari saat ini dan tahun-tahun sebelumnya – data yang diambil dari berbagai database operasional dari sebuah organisasi. Data warehouse  menjadi sumber utama data yang telah diperiksa, di edit, standar dan terintegrasi sehingga dapat digunakan oleh  para  manajer dan pengguna  akhir lainnya  di seluruh  organisasi  profesional.

4)  Distributed Database
   Dalam sebuah database terdistribusi, database disimpan pada beberapa komputer. Komputer-komputer dalam sebuah sistem terdistribusi berhubungan satu sama lain melalui bermacam-macam media komunikasi seperti high-speed buses atau telephone line.

Struktur Database
   Hubungan antar elemen data di dalam database didasarkan atas suatu struktur database (Database Structure) yang terdiri dari lima struktur :
a.    Struktur Hirarkis (Hierarchical Structure)
Membentuk hirarki atau struktur seperti pohon. Dalam model hirarkis tradisional, semua records saling bergantung dan disusun dalam struktur multilevel yang terdiri dari satu akar record dan banyak level bawahan. Dengan kata lain, hubungan antar record adalah “satu untuk banyak” (one-to-many) karena setiap elemen data hanya berhubungan dengan elemen data di atasnya.
b.    Struktur Jaringan (Network Structure)

Struktur ini mewakili hubungan yang lebih kompleks dan masih digunakan oleh beberapa mainframe DMBS. Pengembangan dari struktur hirarkis ini memungkinkan hubungan pemetaan dari “banyak ke banyak” (many-to-many). Perlu diperhatikan, baik struktur hirarkis maupun struktur jaringan sudah tidak banyak digunakan dalam organisasi sekarang ini.

c.       Struktur Relasional (Relational Structure)

Struktur ini yang paling sering digunakan daripada tiga struktur lainnya. Berbentuk tabel-tabel yang dikaitkan dengan suatu hubungan (relational). Model ini banyak digunakan dalam software DBMS seperti MS Access. Struktur ini dapat menghubungkan berbagai elemen dari berbagai tabel untuk keperluan end user.

d.    Struktur Multidimensional (Multidimentional Structure)

Merupakan variasi dari relational model yang menggunakan struktur multidimensi untuk mengorganisasi data dan menyajikan hubungan antar data. Setiap cell dalam struktur multidimensional berisi data agregat mengenai elemen data serta masing-masing dimensinya. Digunakan untuk memanipulasi data yang memiliki banyak hubungan. Struktur ini mendukung aplikasi OLAP (Online Analytical Application).

e.    Struktur Berorientasi Obyek (Object-Oriented Structure)

Struktur ini dianggap sebagai salah satu kunci teknologi generasi baru dalam bidang multimedia. Model ini juga mendukung inheritance, maksudnya, objek-objek baru dapat dibuat secara otomatis dengan mereplikasi beberapa atau semua karakteristik dari satu atau lebih parent object. Model OODBMS (Object Oriented DBMS) ini termasuk generasi baru yang mendukung aplikasi multimedia berbasis web. Kemampuan melakukan pemangkasan memungkinkan model ini menangani data-data yang lebih rumit seperti gambar, grafik, dan audio. Untuk data yang lebih rumit seperti web database, model ini jauh lebih efisien daripada relational database.

Evaluasi Struktur Database


   Struktur data hirarkis digunakan untuk pemrosesan transaksi yang bersifat rutin dan terstruktur, dan dapat dengan mudah disajikan dari sejumlah records yang memiliki hubungan hirarkis. Namun, seiring berjalannya waktu, semakin banyak kasus dimana informasi dari record yang dibutuhkan tidak memiliki hubungan hirarkis. Sebagai contoh, di beberapa organisasi, karyawan dari beberapa departemen dapat bekerja pada lebih dari satu proyek. Maka dari itu, muncullah struktur data jaringan yang dapat dengan mudah menangani masalah ini. Selain lebih fleksibel daripada struktur hirarkis, struktur jaringan ini juga mendukung hubungan many-to-many. Sama seperti halnya struktur hirarkis, struktur jaringan juga memiliki kelemahan, yaitu tidak mampu menangani permintaan khusus dimana hubungannya harus dispesifikasi lebih lanjut. Sehingga diperlukan suatu model relasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© Cre-Art-ion is powered by Blogger - Template designed by Yahya Risqi